SMPN 1 KrasWebsite Resmi Sekolah
Website Resmi
SMP Negeri 1 Kras

CERDAS, KREATIF, IMTAQ

Jl. Raya No. 04 Kras, Dusun Calulan, Desa Purwodadi, Kec. Kras, Kab. Kediri, Jawa Timur
0354479732

A Student Led Conference ( SLC ) : Saat Siswa Berbicara dari Hati, Orang Tua Mendengar dengan Hati

24 October 2026
Kras — Pembagian rapor tak selalu harus menjadi momen untuk melihat angka dan nilai di atas kertas. Di SMPN 1 Kras, kegiatan "Student Led Conference" menghadirkan makna yang lebih dalam : sebuah ruang bagi siswa untuk berbicara dari hati, menyampaikan perjalanan belajarnya, dan berbagi harapan kepada orang tua yang selama ini setia mendampingi mereka. Kegiatan yang diikuti siswa kelas khusus VII-D dan VII-E ini menjadi momen istimewa dalam pembagian rapor sisipan setelah kurang lebih tiga bulan menempuh pembelajaran di SMPN 1 Kras. Bukan sekadar menerima hasil belajar, para siswa mendapatkan kesempatan untuk menjadi tokoh utama dalam menceritakan perkembangan diri mereka sendiri. Dalam suasana yang hangat dan penuh makna, rapor sisipan diserahkan secara langsung kepada orang tua atau wali murid. Namun, ada hal yang membuat kegiatan ini terasa berbeda. Di hadapan orang tua masing-masing, setiap siswa membacakan refleksi pembelajaran yang telah mereka siapkan. Mereka menyampaikan pengalaman selama belajar, hal-hal yang telah berhasil dicapai, tantangan yang dihadapi, hingga harapan dan keinginan yang tersimpan dalam hati. Di balik setiap kalimat yang terucap, tersimpan cerita tentang proses bertumbuh. Ada perjuangan memahami pelajaran, usaha memperbaiki diri, pengalaman menjalin pertemanan, serta tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ada pula ungkapan perasaan yang mungkin selama ini sulit disampaikan secara langsung kepada orang tua. "Bukan hanya tentang nilai, tetapi juga tentang perasaan, perjuangan, dan harapan". Momen ketika siswa membacakan refleksinya di hadapan orang tua menjadi salah satu bagian paling menyentuh dalam kegiatan ini. Bagi siswa, inilah kesempatan untuk menyuarakan isi hati dan menunjukkan bahwa mereka mampu mengenali proses belajarnya sendiri. Bagi orang tua, inilah kesempatan untuk mendengarkan lebih dekat, memahami sudut pandang anak, dan melihat perjalanan yang tidak selalu tergambar melalui angka-angka di dalam rapor. Sebab, di balik nilai yang tercantum, ada anak yang sedang berjuang. Di balik kekurangan, ada proses yang masih perlu diperbaiki. Dan di balik setiap harapan yang diucapkan, ada keinginan sederhana untuk dipahami, didukung, serta dipercaya oleh orang-orang yang paling berarti dalam hidup mereka. Melalui "Students Lead Conference", siswa juga diajak untuk belajar bertanggung jawab atas proses belajarnya sendiri. Mereka tidak hanya menjadi penerima hasil evaluasi, tetapi juga belajar melakukan refleksi, mengenali potensi dan kekurangan, menyampaikan pendapat dengan percaya diri, serta merancang langkah perbaikan untuk masa mendatang. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kemitraan antara sekolah dan keluarga. Pendidikan bukan hanya tentang apa yang diajarkan guru di kelas, melainkan juga tentang bagaimana sekolah dan orang tua berjalan beriringan dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Ketika siswa berani berbicara dan orang tua bersedia mendengarkan, terbangunlah ruang komunikasi yang lebih terbuka, hangat, dan bermakna. Tiga bulan pertama di SMPN 1 Kras mungkin baru menjadi awal dari perjalanan panjang mereka. Masih banyak hal yang akan dipelajari, tantangan yang akan dihadapi, dan mimpi yang akan diperjuangkan. Namun, melalui kegiatan ini, para siswa telah belajar satu hal penting: bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari seberapa tinggi nilai yang diraih, tetapi juga dari keberanian untuk mengenali diri, mengakui kekurangan, dan terus berusaha menjadi lebih baik. "Karena terkadang, hadiah terbaik yang dapat diberikan orang tua kepada anak bukanlah nasihat panjang, melainkan kesediaan untuk duduk, mendengarkan, dan memahami". "Student Led Conference" menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki cerita yang layak didengar. Dan ketika anak diberi ruang untuk berbicara dari hati, sementara orang tua mendengarkan dengan penuh kasih, pembagian rapor bukan lagi sekadar agenda sekolah. Ia menjelma menjadi momen kebersamaan yang menguatkan, menumbuhkan kepercayaan, dan menyalakan kembali semangat untuk melangkah bersama menuju masa depan yang lebih baik.
Info SPMB / PPDB Agenda Sekolah Pusat Unduhan Pustaka Kurikulum WhatsApp Layanan